Sembilu News

PROYEK JALAN TANJUNG BUNGO SUNGAI SIKAI DIDUGA TIDAK SESUAI SPEK TEKNIS DAN TERKESAN SILUMAN

Kerinci-Sembilunews.com. Pembangunan Jalan Tanjung Bungo – Sungai Sikai Tahun Anggaran 2020, diduga tidak dikerjakan sesuai dengan spek teknis yang ada.

Pekerjaan proyek tersebut yang berlokasi di Desa Sungai Rumpun disamping AMP ( MC 0) Kec. Gunung Tujuh pagu dana Rp. 895.050.000 bersumber dari dana DAU yang dikerjakan oleh Cv. Azzah kontrak harga sebesar Rp. 848.583.963,50.

Saat awak media Sembilunews.com bersama mitra kerja lainnya ke lokasi proyek tersebut, terkesan tidak transparan. Karena tidak terpasang papan informasi proyek, sehingga tidak diketahui sebenarnya tentang proyek tersebut. Tidak jelas siapa pelaksananya ( Kontraktor ), berapa anggarannya, sumber dananya dari mana, dan SKPD yang memiliki kegiatan bagi masyarakat lainnya, karena uang yang dipakai bersumber dari uang rakyat dan bukan dari uang pribadi kontraktor pelaksana.

Selain itu kontraktor pelaksana dalam melaksakan pekerjaan tidak mengindahkan aspek keselamatan konstruksi (RKK) sesuai SDP dan persyaratan tender untuk syarat sebagai pemenang. Aspek keselamatan konstruksi terutama alat pelindung diri seperti Safety Helmet (Helm), Safety Vest (Rompi Keselamatan).

Kondisi material yang sudah dihamparkan

Pekerjaan Pengerasan jalan tersebut menggunakan material pilihan dari sumber galian, diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Material yang sudah dihampar mengandung lumpur alias ludak (red bahasa kerinci).

Untuk diketahui Timbunan pilihan adalah timbunan atau urugan yang digunakan untuk pencapaian elevasi akhir subgrade yang disyaratkan dalam gambar perencanaan dengan maksud khusus lainnya, misalnya untuk mengurangi tebal lapisan pondasi bawah, untuk memperkecil gaya lateral tekanan tanah dibelakang dinding penahan tanah talud jalan.
Masyarakat sangat mengharapkan pekerjaan Jalan Tanjung Bungo – Sungai Sikai ini dikerjakan wajib mengutamakan mutu, karena proyek ini merupakan proyek paling besar nilainya di Dapil 2 ( Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh) tahun 2020.

Jangan sampai perjuangan DPRD dari Dapil 2 ini dikerjakan oleh kontraktor yang lebih mementingkan keuntungan semata. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap