Sembilu News

Program Perdana Sarling ULP PLN Kersik Tuo Gagal, Masyarakat Masih Dibebankan Biaya Tinggi.

Kerinci-Sembilunews. Com. Dua program khusus tengah dijalankan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mempercepat penyediaan listrik di seluruh wilayah Indonesia terutama desa 3T (terluar, terdepan dan tertinggal), salah satunya yaitu listrik masuk desa (lisdes). Pemerintah menugaskan PLN untuk membangun jaringan listrik.

Berkenan dengan itu PLN Wilayah Jambi telah membangun jaringan listrik ke Desa Danau Tinggi pada tahun 2019. Selesainya pembangunan jaringan listrik tersebut dilanjutkan dengan pemasangan instalasi listrik ke setiap rumah warga Desa Danau Tinggi.

Diketahui selama ini Desa Danau Tinggi Kec. Gunung Kerinci, merupakan darrah terisolasi, perhubungan darat sangat jauh dari Pusat Kecamatan Gunung Kerinci dan untuk sampai ke Desa Danau Tinggi harus melalui Kec. Kayu Aro.

Kebutuhan akan energi listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat Desa Danau Tinggi yang saat ini merupakan kebutuhan utama di zaman modern. Semua masyarakat Indonesia punya hak yang sama untuk mendapatkan pembangunan di sektor energi. “Mereka (masyarakat perdesaan) punya hak yang sama dengan masyarakat di kota untuk mendapatkan listrik.
Penyediaan listrik ini mampu mendorong masyarakat untuk menciptakan kegiatan-kegiatan produktif ke depannya. “Listrik ini tidak hanya untuk penerangan. Justru yang lebih penting itu adalah gimana listrik itu untuk kegiatan-kegiatan yang produktif.

Untuk mewujudkan program pemerintah, ULP PLN Rayon Kersik Tuo Melakukan program Strategi Komunikasi Pemasaran Sarling Perdana di Wilayah kerja ULP Kersik Tuo di Desa Danau Tinggi Kec. Gunung Kerinci. Model Komunikasi Pemasaran Langsung atau Personal yang diterapkan oleh PT. PLN (Persero) Unit Pelayanan Kersik Tuo dalam mensosialisasikan Listrik Prabayar meliputi Program SARLING atau disebut juga dengan Pemasaran Keliling.

Program Saling bertujuan untuk dapat mempermudah memberikan pelayanan serta informasi kepada masyarakat secara langsung. Jadi masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor pelayanan untuk mendapatkan pelayanan serta informasi dari petugas PLN, khususnya berkaitan dengan informasi pemasangan Listrik Prabayar.

Pjs. Kepala Desa Danau Tinggi Nael Edwin SP kepada awak Sembilu News, sangat merespon dengan adanya program Sarling dari ULP PLN Kersik Tuo, dengan adanya program ini masyarakat Danau Tinggi sangat terbantu dalam mendapatkan energi listrik, dengan harga yang murah bebas dari praktek percaloan dan pungli, “ ungkap Pak Edwin.

Sayangnya program sarling di Desa Danau Tinggi tidak berhasil dan gagal dalam membantu masyarakat mendapatkan energi listrik dengan harga yang murah dan bebas dari percaloan.

Dari informasi yang didapatkan Sembilunews, untuk pemasangan listrik baru di Danau Tinggi, masyarakat harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 2.3 Jt.

Manager PLN Rayon Kersik Tuo dan Spv. PPADM saat dikonfirmasi Sembilunews di Kantor PLN Kersik Tuo

Vendi Kusnandar Manager Unit Layanan PLN Rayon Kersik Tuo bersama Muharram Candra Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Administrasi (PPADM) saat dikonfirmasi dikantor PLN Kersik Tuo  Selasa (18/08/2020) menjelaskan “ bahwa kami dari PLN hanya sebatas mengeluarkan ampere atau kwh dengan biaya yang dibebankan kepada pelanggan baru sebesar Rp. 866.000.

Namun untuk dapat mengeluarkan ampere atau kwh tersebut, tentu pelanggan baru harus melengkapi persyaratan lainnya seperti permohonan, JIL ( jaminan instalasi listrik) atau SLO ( Sertifikasi Laik Operasi),” jelas Vendi.

Biaya resmi SLO bervariasi tergantung daya listrik yang ingin dipasang, sesuai Permen ESDM RI No. 27 tahun 2017 tentang perubahan Permen ESDM No. 08 Tahun 2017 Tentang SLO, khusus untuk daya 900 VA biaya SLO sebesar Rp. 60.000. Berarti biaya resmi untuk mendapatkan ampere dari PLN sebesar Rp. 926.000, nah bagaimana dengan desa Danau Tinggi ? tinggal dihitung saja.

Perihal kegagalan Sarling di Desa Danau Tinggi, Vendi tidak membantah dan akan melakukan sosialisasi sarling lagi bersama jajarannya di Desa Danau Tinggi. Tentang biaya tinggi yang dibebankan kepada masyarakat Danau Tinggi Vendi mengakui itu tidak wajar, hal itu sangat bertentangan dengan program pemerintah.

Zamzamil Ketua Umum LSM P2AN sangat menyayangkan adanya biaya tinggi terhadap masyarakat Desa Danau Tinggi untuk memperoleh energi listrik. LSM P2AN akan menelusuri kebenaran ini, dan jika ada bukti kuat terjadi penyimpangan, kami akan laporkan kepihak  yang berwenang. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap