Sembilu News

WARGA KAYU ARO DAN GUNUNG TUJUH  PROTES MESS PEMDA DIJADIKAN TEMPAT KARANTINA TKI DARI MALAYSIA.

Kerinci-SembiluNews. Com. Warga masyarakat Kayu Aro dan Gunung Tujuh, Sabtu Malam (28/03/2020) mulai jam 20.00 WIB, melakukan unjuk rasa  di Mess Pemda Kab. Kerinci yang berlokasi di Desa Tanjung Bungo Kayu Aro.

Demo masyarakat tersebut memprotes terhadap adanya rencana Mess Pemda Akan digunakan sebagai tempat karantina TKI yang baru pulang dari Malaysia sebanyak 22 orang melalui jalur tungkal.

Demo masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, tokoh adat, para kades, Anggota DPRD Kab. Kerinci Amrizal, Adi Purnomo dan Edminuddin Ketua DPRD Kab. Kerinci yang juga merupakan wakil rakyat dari dapil 2.

Menurut khabar dari masyarakat kejadian ini diawali dengan adanya pertemuan di Mess Pemda membahas rencana penempatan Mess Pemda sebagai tempat karantina dalam mengatasi penyebaran virus corona atau covid 19. Informasi yang didapatkan  dari tokoh masyarakat Desa Tanjung Bungo, pertemuan itu dihadiri oleh Wakapolres Kerinci, Kapolsek Kayu Aro, Sekcam Kayu Aro, Ketua DPRD sedangkan kami tidak diizinkan masuk.

Isu tentang virus corona atau Covid 19, merupakan masalah yang sedang dihadapi dunia, Indonesia, Jambi bahkan Kerinci. Wabah virus corona menimbulkan kekhawatiran dan rasa takut dalam masyarakat, terbukti beberapa hari ini pemerintah Kab. Kerinci melakukan pengawasan di beberapa titik pintu masuk ke Kerinci.

Bahkan untuk wilayah Kayu Aro dan Gunung Tujuh, pemerintah desa bersama masyarakat gencar melakukan penyemprotan desinfektan untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona.

Munculnya wacana Mess Pemda Kab. Kerinci dijadikan tempat karantina dalam mengatasi penyebaran wabah virus corona,  menjadi permasalahan dimasyarakat Kayu Aro dan Gunung Tujuh, baik di Medsos maupun protes langsung di Mess Pemda.

Dalam demo tersebut, masyarakat dengan tegas menolak Mess Pemda dijadikan tempat karantina TKI dari malaysia, padahal menurut warga yang demo tersebut, Malaysia sendiri saat ini sudah melakukan Lockdown.

Dilokasi Demo, Amrizal dan Adi Purnomo Anggota DPRD dan Andarno Tomas Kayu Aro dan juga mantan Anggota DPRD

Hal senada juga disampaikan oleh beberapa anggota DPRD Kab. Kerinci Dapil 2, khususnya Amrizal saat demo dengan menyampaikan yang sama dengan masyarakatnya dapil 2, dengan tegas menolak dan kenapa harus di Mess Pemda di Kayu Aro, yang notabene wilayah padat penduduk, kenapa tidak di museum daerah hilir, ataupun kantor Bupati di Bukit Tengah, itukan masih kosong bisa dipakai untuk tempat karantina yang sepi penduduk, “ ungkap Amrizal.

Romi Apriandi Kades Tanjung Bungo kepada wartawan Sembilunews mengungkapkan selaku pemerintah desa dan masyarakat Tanjung Bungo sangat keberatan dan menolak, wilayah Desa Tanjung Bungo dijadikan Lokasi Karantina.

Dalam menghadapi demo warga tersebut, Wakapolres Kerinci Kompol. M. Ridho menjelaskan kepada pendemo ini merupakan hasil rapat, kami siapkan sesuai SOP pemerintah, kita berdoa warga kita disini tidak positif, selanjutnya dalam menenangkan massa pendemo Kapolsek Kayu Aro sampaikan bahwa TKI dari Malaysia tidak dimasulkan disini.

Masyarakat pendemo bubar sekitar jam 22.00 Wib setelah mendapat jaminan dari anggota DPRD yang hadir demo, bahwa Mess Pemda tidak dijadikan tempat karantina.

Sesuai juga yang disampaikan Tomas Kayu Aro Andarno kepada pendemo dan minta jaminan kepada Anggota DPRD tersebut dan Kapolsek Kayu Aro. ( Alpia, Jamil )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap