Bangunan Gedung Bumdes Pauh Tinggi Tumpang Tindih

Kerinci-Sembilunews.com. Pembangunan gedung Bumdes Desa Pauh Tinggi Kec. Gunung Tujuh Kab. Kerinci diduga tumpang tindih , soalnya bangunan tersebut sebelumnya sudah berdiri terlebih dahulu dari hasil swadaya masyarakat dusun dua dan dusun tiga hampir 40% sehingga saat ini Kades Pardison hanya melanjutkan saja.

Menurut warga Bangunan gedung Bumdes ini bukan dari titik nol, bagaimana sistim pengajuannya sehingga bangunan ini bisa dilanjutkan dengan menggunakan Dana Desa, berapa anggaran yang digunakan masih menjadi tanda tanya warga setempat , soalnya papan informasi dan grafik Dana Desa tidak ada sama sekali ,kades terkesan tidak transparan dalam mengelola Dana Desa.

Masih menurut warga seharusnya pembangunan yang bersumber dari Dana Desa tersebut tidak boleh tumpang tindih dengan swadaya masyarakat. Saat ini Desa Pauh Tinggi membangun dua gedung yang fungsinya sama , gedung olahraga (Badminton) , dan satunya gedung Bumdes , sehingga Desa Pauh tinggi bisa mempunyai dua buah gedung olah raga sekaligus dan dibangun bersamaan dengan nama yang berbeda.

” Yo Dana Desa yang diterima Desa Pauh Tinggi saat ini sudah masuk pencairan tahab ketiga, anggaran yang diterima digunakan untuk pembangunan dua buah gedung olah raga dengan judul yang berbeda yaitu gedung olahraga dan gedung Bumdes padahal masih banyak yang lebih penting yang harus dibangun.

Pentingnya menjaga keselarasan program Yang dibiayai Dana Desa dengan swadaya masyarakat Untuk mencegah adanya penyimpangan anggaran sehingga bisa merugikan negara serta mengefektifkan program pembangunan.

Masyarakat setempat menduga semua ini bisa saja ada permainan kades dengan oknum pihak inspektorat sehingga semuanya berjalan mulus.

Seandainya tidak ada kongkalikong kenapa semua ini bisa terjadi , salah satunya kades tidak menempelkan pengumuman atau grafik Dana Desa dibiarkan saja oleh inspektorat, seharusnya inspektorat memberi teguran dan mengingatkan oknum kades, jika tidak ada permainan masyarakat berharap agar pihak inspektorat jangan membiarkan pekerjaan Dana Desa tumpang tindih seperti ini. (AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *