Sembilu News

Inspektorat Kab.Kerinci Surati Kades Tanjung Batu Terkait Masalah Dana Desa

Kerinci-Sembilunews.com. Menindak lanjuti laporan dugaan penyelewengan Dana Desa untuk pembangunan Bumdes Desa Tanjung Batu Kec. Keliling Danau , kemaren selasa 3/12 Tim Pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Kerinci memanggil beberapa orang warga Tanjung Batu untuk dimintai keterangannya terkait permasalahan tersebut. Pemanggilan dilakukan melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh Inspektorat Kab. Kerinci.

Sementara itu sehari sebelumnya Senin (2/12), tim dari kantor Kecamatan Keliling Danau melakukan pemeriksaan di lapangan (Desa Tanjung Batu). Tim Kecamatan Keliling Danau bermaksud meninjau lokasi Bumdes Tanjung Batu serta menemui Ali Rahman (Kades Tanjung Batu) untuk dimintai keterangannya mengenai pembangunan Bumdes, berupa embung dan kolam ikan, yang dicurigai diselewengkan dana pembangunannya. Namun, Kades saat ingin ditemui tidak berada di tempat. Camat Keliling Danau sudah mencoba untuk menghubungi Kades Tanjung Batu, akan tetapi Kades Tanjung Batu tidak merespon saat dihubungi via ponsel. Ketika dicoba untuk dihubungi kembali, nomor ponsel Kades Tanjung Batu sudah tidak aktif lagi , informasi ini didapat dari warga setempat berinisial MA.

Keterangan terakhir yang diperoleh dari warga setempat, tim Inspektorat Kabupaten Kerinci menyatakan bahwa hari ini penyelidikan terkait penyelewengan dana Bumdes Tanjung Batu resmi dimulai.

Selain itu menurut pemuda setempat Reko Oktora bukan Dana Desa saat ini saja yang bermasalah namun sebelumnya Dana Desa pada tahun 2017 pembangunan drainase dan tangga menuju masjid semuanya barang lama yang dipoles kembali namun lolos dari pemeriksaan inspektorat ” Bos cubo kayo cek drainase dan tanggo2 ke mesjid di Tj. Batu, itu smuonyo barang lamo yg ditempel2 (aci) bae. DD TA 2017. Kerugian belum diketahui ” pesan singkat yang dikirimnya melalui messenger wartawan Sembilunews.

Lanjut warga lainnya jika Dana Desa selama ini memang susah untuk membongkarnya disebabkan perangkat desa serta BPD mayoritas keluarga Kades , salah satu diantaranya Ketua BPD paman kandung Kades , Sekdes saudara sepupu Kades , Ketua Pemuda juga sepupu Kades , Kadus juga saudara kades anak dari ketua BPD jadi wajar saja Semuanya bisa berjalan mulus, “ucap warga.

Rupanya bukan itu saja yang dikeluhkan warga setempat, namun realisasi anggaran pemberdayaanpun diduga banyak yang fiktif seperti halnya biaya operasional kantor Desa yang cukup besar nilainya padahal kantor Desa tidak pernah beroperasi sama sekali, guru ngaji dalam RAB ada 6 orang pada kenyataannya cuma 2 orang, apalagi pembangunan sarana prasarana Desa Tanjung Batu sangat tertinggal sekali , padahal menurut mereka dengan anggaran yang cukup besar 1 miliar lebih itu seharusnya Desa mereka yang sangat kecil ini sudah maju pesat , baik disegi pembangunan maupun sumberdaya manusia nya. Namun berbalik kenyataan dengan yang terjadi saat ini.

Masyarakat Desa Tanjung Batu sangat berharap dan yakin sekali pihak inspektorat Kab.Kerinci akan serius menanggapi permasalahan didesanya dan tidak akan membiarkan nya berlarut larut , karena kalau bukan pada inspektorat kemana lagi mereka harus mengadu.(AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap