Sembilu News

DIDUGA MENYIMPANG, PROYEK PAGAR KANTOR CAMAT GUNUNG KERINCI DIKERJAKAN BIDUAN ORGEN TUNGGAL

Kerinci-Sembilunews. Pembangunan Pagar Kantor Camat Gunung Kerinci saat ini sedang berjalan, namun diduga pekerjaan ini telah menyalahi spesifikasi atau tidak mengacu pada ketentuan yang ada.

Terlihat kondisi fisik seperti pengecoran tiang telah terjadi keretakan. Ini semua diduga karena  adukan semen campur pasir tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Begitu juga penggunanaan besi diketahui memakai besi banci, yang tentu saja telah menyalahi Besteek, spek teknis dan RAB yang ada.

Selain itu, galian tanah pondasi juga terlihat sangat dangkal, yakni hanya 20 cm saja. Jika terjadi musim hujan, tentu saja akan sangat mudah terkikis oleh air, dan dikhawatirkan bangunan ini dengan sangat mudah terancam roboh.

Berdasarkan penelusuran media Sembilunews, proyek ini diketahui dikerjakan oleh seorang biduan orgen tunggal, yakni Riska Yenti warga Kelurahan Siulak Deras yang bekerja sama dengan Safriadi warga Siulak Deras Mudik yang sehari hari berprofesi sebagai tukang cetak batako.

Biduan Organ Tunggal juga menjadi kontraktor di Kantor Camat Gunung Kerinci, yang merupakan kerabat dekat Camat

Hal ini tentu saja sangat disayangkan, bagaimana sistem penunjukan oleh Camat Gunung Kerinci, sehingga menyerahkan pekerjaan ini kepada orang yang tidak profesional dan bukan seorang yang ahli dan bukan penyedia jasa , ditakutkan nanti pekerjaan ini menjadi kurang baik kualitasnya dan cacat mutu.

Memang tidak ada salahnya seorang biduan menjadi kontraktor dan tentunya semua orang banyak sekali ingin berprofesi menjadi seorang kontraktor.

Riska maupun Sapriadi saat dikonfirmasi, tidak membantah apa yang ditudingkan atas pekerjaan fisik yang dilakukannya, hanya saja yang disampaikannya, tolong jangan diberitakan dulu. “Kami masih berunding” ungkap nya.

Camat Gunung Kerinci Drs. Selhanudin, ketika hendak dikonfirmasi dikantornya, sedang tidak berada ditempat. Ada beberapa orang ASN Kecamatan Gunung Kerinci saat ditanya siapa kontraktor pelaksana dan siapa PPTK, mereka mengaku tidak mengetahui sama sekali.

Jelas sekali pekerjaan ini dikerjakan secara tidak transparan, pegawai kantor kecamatan tidak ada yang tahu dan tidak dilibatkan begitu juga dilokasi pekerjaan tidak terpasang papan informasi.

Kuat dugaan, oknum Camat Gunung Kerinci melakukan konspirasi dengan pihak pemborong atau kontraktor. Sebagaimana diketahui, ia telah menunjuk orang- orang yang tidak kompeten di bidang tersebut, yang belakangan diketahui tidak lain adalah keluarga dekatnya.

Tak hanya proyek rehabilitasi pagar dengan pagu anggaran senilai Rp. 198 juta, juga sedang dikerjakan paket pekerjaan Rehabilitasi Bangunan Gedung Kantor senilai Rp. 195 juta, dan juga paket pengadaan Paving Block yang diduga kuat untuk dua paket pekerjaan tersebut kontraktornya adalah mertua Camat Gunung Kerinci itu sendiri. Hal ini tentu saja, telah terjadi praktik KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme), dan  dapat ditindak secara hukum yang berlaku. ( red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap