Sembilu News

DIDUGA PUNGLI, SD 025/XI DESA GEDANG TOLAK CALON MURID

SembiluNews,Sungai Penuh.

Diduga dampak dari Pemberitaan  tentang adanya praktek pungutan liar (PUNGLI) yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negri No.025/XI Desa Gedang Kota Sungai Penuh yang diberitakan media ini pada tanggal 18/07, mengakibatkan pada senen pagi 22/07 seorang calon murid peserta didik baru  bernama Rangga Delfano Disman didak diterima untuk masuk dan mengikuti belajar  oleh pihak  Sekolah tersebut,padahal sebelumnya kepala sekolah dan beberapa oknum guru sekolah dasar tersebut  sudah menyatakan bahwa Rangga sudah terdaftar dan diterima menjadi murid di Sekolah Dasar Negri tersebut..

Namun pada Senin pagi ketika Orang tua atau wali murid yang bernama Rangga  merasa ada kejanggalan saat berada disekolah dasar negri tersebut, karena selesai upacara bendera pagi itu seluruh  wali murid yang lain disuruh masuk kantor kepala sekolah sementara  orang tua rangga diarahkan ke ruangan guru,sehingga Rangga tidak bisa masuk sekolah atau mengikuti pelajaran dengan alasan ada sedikit masalah koordinasi kewenangan antara  kepala sekolah dengan wakil kepala sekolah, seperti keterangan orang tua rangga yang berhasil ditemui media sembilu news.com pada senin 22/07 mengatakan,

’’saya merasa syok atau sedih pagi ini karena tiba-tiba anak saya tidak bisa mengikuti kegiatan belajar disekolah, padahal jauh sebelumnya anak saya sudah terdaftar dan sudah diterima oleh kepala sekolah dan disaksikan oleh beberapa oknum guru, dan yang lebih kagetnya kok murid yang lain bisa masuk dan belajar sementara anak saya disuruh pulang dan saya juga diarahkan keruangan guru sementara wali murid yang lain berkumpul diruangan kepala sekolah untuk mendaftar ulang anak mereka dan saya pun dicecar beberapa pertanyaan seputar pemberitaan dugaan pungli oleh pihak sekolah dan saya juga sempat menanyakan kepada seorang guru apakah semua ini terkait dengan pemberitaan Dugaan Pungli di SDN tersbut yang di beritakan oleh Media SembiluNews, karena saya adalah keluarga dekat dari Wartawan Sembilu News yang memberitakan tentang Dugaan Pungli terset,sebab sebelum nya beredar kabar dari beberapa oknum Guru yang menyesalkan Pemberitaan tersebut…?’’ucapnya

Ditempat terpisah saat  dikonfirmasi media sembilu news.com wakil kepala sekolah dasar negri no:025/XI kota sungai penuh mengatakan ’’tanpa ada pesan atau perintah dari kepala sekolah saya tidak bisa menerima murid baru dan kebetulan sampai sekarang saya belum bisa menghubungi kepala sekolah’’

Juga ditempat berbeda saat dikonfimasi oleh media Sembilu News.com Seknas Pendidikan kota sungai penuh Hendripal mengatakan ’’tidak boleh ada pungli disekolahan dalam  bentuk apapun dan apalagi iuran yang telah ditetapkan jumlahnya serta akan ditindak atau diberi sangsi pemecatan,dan awak media wartawan atau LSM adalah kontrol sosial bagi masyarakat.mengenai nasib Rangga Seknas Kota sungai penuh Hendripal mengatakan sangat menyayangkan kejadian seperti itu dan  akan memproses dengan secepatanya masalah rangga yang ditolak pihak sekolah, sebab Rangga adalah penduduk disekitaran sekolah yang mendapat Prioritas sekolah dan jangan lagi ada kasus seperti ini dipraktekan oleh sekolah-sekolah lain untuk kedepanya”

Sedangkan Pada tanggal 31 desember 2018 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) telah menandatangani Permendikbub Nomor 51 Tahun 2018 0 Tentang penerimaan peserta didik baru pada TK,SD,SMP,SMA dan SMK. Pasal 2 Ayat 1 : a.Non Diskriminatif, b.Objektif. c.Transparan, d.Akuntabel, e.Berkeadilan. (uje)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap