Sembilu News

Mantapkan Profesianalitas Saksi, DPC PDIP Kota Sungai Penuh Gelar Pelatihan Saksi

 

Sembilunews – Sungai  Penuh,  Dalam rangka menghadapi Pemilu serantak 17 april 2019 DPC PDI P kota sungai Penuh mengadakan pelatihan saksi saksi TPS. Adapun pelatihan saksi diadakan agar dalam penghitungan suara pada pemilu 17 april 2019 mendatang bisa terkoordinir dan menghindari kecurangan dalam penghitungan suara. 
Pelatihan saksi dari PDI P bertempat di kantor DPC PDI P kota sungai penuh. Masing masing PAC mengutus 5 orang yang akan dilatih untuk menjadi saksi dalam penghitungan suara nanti.
Saksi saksi yang diutus mengikuti pelatihan dari masing masing PAC didampingi dari ketua PAC. Dalam pelatihan saksi yang diadakan DPC PDI P di hadiri Seluruh saksi dari dapil kota sungai penuh. Dalam pelatihan saksi yang diadakan DPC PDI kota sungai penuh turut hadir seluruh caleg kota sungai penuh. 
Adapun sebagai nara sumber dalam pelatihan saksi dari BSPN ( Badan Saksi Pemilu Nasional)  cabang kota sungai penuh.nara sumber dalam pelatihan saksi tersebut bersama Aris. 
Dalam kesempatan pelatihan saksi Hardizal Ketua DPC PDI P kota sungai penuh menyampaikan.” kepada suluruh saksi dalam pelatihan ini agar diikuti pematrian dari nara sumber. Saksi dalam penghitungan suara nanti sangatlah besar pegang peranan. Di harapkan kepada seluruh saksi saksi benar benar memperhatikan apa apa yang disampaikan dalam pelatihan ini.
Dalam penghitungan suara nanti para saksi jangan sampai kecolongan harus benar benar memperhatikan denhan teliti. Juga kalau ada kecurangan saksi jangan diam segera laporkan pungkas Hardizal ketua DPC PDI P kota sungai penuh. Mengakhiri pembicaraan. 
Dalam pemaparan materi aris menyampaikan “Kecurangan ran pelanggaran setelah pemungutan suara dan pengitungan suara:
1-KPPS tidak memberikan salinan asli berita acara pemungutan dan perhitungan suara ( formulir C, C1 dan lampiran C1) dan catatan kejadian khusus ( formulir C2)
2-KPPS Meminta saksi untuk menulis atau mengisi sendiri berita acara pemungutan dan perhitungan suara ( formulir C, C1 dan lampiran C1) 
3-KPPS meminta saksi meninggalkan TPS dan mengatakan bahwa berita acara pemungutan dan perhitungan suara ( Formulir C, C1 dqn lampiran C1) akan diantarkan kepada saksi kemudian
4-KPPS memaksa saksi untuk menandatangani berita acara pemungutan dan perhitungan suara ( formulir C, C1 dan lampiran C1)
5-KPPS tidak mengizinkan saksi untuk menulis keberatan pada formulir kejadian khusu ( Formulir C2)
6- KPPS tidak memasukan seluruh perlengkapan pemungkutan dan perhitungan suara sebagaimana mestinya kedalam kotak suara kemudian di segel
7-KPPS tidak langsung mengantarkan kotak suara ke sekretariat panitia pemungutan suara (PPS)  di kelurahan. 
Dalam pelatihan saksi yang diadakan di kantor DPC PDI P diawali dengan menyanyikan lagu indonesia raya. Pelatihan saksi yang diikuti 5 orang utusan dari masing masing PAC berjalan dengan khitmat.  Seluruh saksi mengikuti materi yang disampaikan oleh nara sumber dengan tenang. ( MA) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap