Sembilu News

Caleg Dapil II di Laporkan Kepolisian Tentang Penipuan dan Penggelapan Tanah

Sembilunews-Bungo. Sebelumnya puluhan warga dusun Sungai Mengkuang Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo mengadukan kasus ini kepihak pengacara untuk bantuan hukum keadilan dengan kasus penipuan dan penggelapan. Warga yang di dampingi pengacara langsung mendatangi Kapolres Bungo untuk melaporkan kejadian ini, Senin kemarin (11/2).

Dari hasil press release pihak pelapor melaporkan penipuan dan penggelapan pasal 378 dan 372 KUHP dengan sertifikat hak milik nomor 124 atas nama Poniran yang dilakukan oleh salah satu Caleg Dapil II Kabupaten Bungo Jeser Simorangkir, terlapor pelaku membeli sebidang tanah milik pelapor atau korban satu hektar pada hari Rabu tahun 2000 dengan bersasarkan akta jual beli no. 551/MB/2000 pada kantor notaris Zubir Aziz di Muarabungo.

Kemudian Poniran meminta sertifikat hak milik no 124 yang luasnya tiga hetar lebih untuk di pecahkan sesuai dengan akta jual beli, akan tetapi bukan mendapatkan sertifikat induknya malah sudah di kuasai caleg tersebut dengan memecahkan sebanyak 13 buah sertifikat tanpa sepengetahuan Poniran.

Poniran juga mengatakan kasus ini sudah sampai Mahkamah Agung dengan nomor 1972k/Pdt/2008 yang mana telah berkekuatan hukum tetap (incrach) yang dimenangkan oleh pelapor akan tetapi belum ada juga itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan sertifitkat hak milik no 124 yang mana sisa luas tanah seluas 22.000 M tersebut juga berdiri bangunan rumah milik warga sebanyak 40 orang kepala keluarga,”kata Poniran

Ditempat yang berbeda Jeser Simorangkir yang juga caleg saat di konfirmasi mengatakan itu tidak benar, saya sudah membeli tanah tersebut dengan sah dan memiliki sertifikat yang asli dan pada saat itu saya beli lima juta perhektarnya,”ucap Jeser.

“Untuk bukti -bukti nanti saya perlihatkan” kita punya kekuatan hukum juga saya akan serahkan kepengacara saya nanti pengacara saya yang kan bongkar memperlihatkan aslinya,”terangaya Jeser.

Selanjutnya pihak Polres Bungo AKBP Januario Morais melalui Kanit Reskrim masih dalam tahan penyidikan dalam waktu dekat pihak terlapor kita panggil untuk menyelesaikan.

Reporter : Mubarak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap