Kades Sungai Sampun , 120 Hari Memberantas Kemiskinan

Sembilunews – Kerinci. Dinal Abri selaku Kades Sungai Sampun Kec.Kayu Aro telah mendirikan bumdes di bidang pertanian dalam mengembangkan budidaya tanaman kentang, tujuan Kades dalam hal ini selain dapat mengurangi angka pengangguran dan juga menekan angka kemiskinan didesa setempat serta dapat menambah hasil pendapatan asli desa.

Kades menyampaikan besar harapan agar Bumdes ini menjadi pendorong perekonomian masyarakat desa dan meningkatkan pendapatan asli desa , berdirinya Bumdes ini atas kerja sama aparat desa serta tokoh masyarakat yang tak henti hentinya memberi support, saya sangat mengapresiasi dalam hal ini dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat sungai sampun khususnya yang telah mendukung kegiatan ini.

Lanjutnya satu satunya di Kecamatan Kayu Aro Bumdes dibidang pertanian baru ada di Desa kita , kita lihat dari sisi alokasi Bumdes sangat memungkinkan sekali untuk pengembangan budidaya tanaman kentang , makanya awal pertama saya menganggarkan Rp 40 juta Dana Desa untuk program Bumdes ini, memang sebenarnya Dana Desa untuk padat karya tapi kita juga memikirkan ekonomi masyarakat.

Dengan keterbukaan perspektif yang dimiliki desa, Dinal menilai ada saatnya dimana warga Desa menerapkan berbagai inovasi dan dapat berkembang menjadi lebih baik.

Usaha budidaya tanaman kentang cukup menjanjikan, penanaman awal mulanya dengan bibit 1 ton dan telah mengeluarkan hasil 12 ton, dari hasil tersebut 6 ton disebar ke masyarakat dengan cara berbagi hasil, bibit dan pupuk ditanggung Bumdes, masyarakat hanya menyediakan lahan, pekerjaan dan perawatan, dan ini sangat membantu sekali bagi masyarakat miskin yang mana selama ini mereka hanya bisa bekerja sebagai buruh harian saja, sementara mereka punya lahan tapi tidak dimamfaatkan karena minimnya modal.

Selain yang dikembangkan ke masyarakat 6 ton,  sisanya 6 ton kembali di kelola Bumdes itu sendiri dan saat ini kades juga menambah pembelian bibit baru 1 ton lagi, untuk pengurus Bumdes yang bekerja tetap diberi upah sesuai standar namun dari pada itu mereka mendapat persentase 10 % dari hasil panen tersebut.

Dinal menuturkan ” latar belakang masyarakat kita mayoritas petani, potensi desapun dibidang pertanian yang bisa, apalagi selama ini masyarakat sulit sekali untuk mendapatkan bibit yang unggul karna harganya sangat tinggi, dengan berdirinya Bumdes Desa Sungai Sampun dalam masa 120 hari atau 4 bulan kita sudah bisa membantu memberantas angka kemiskinan , dalam masa 120 hari 24 Kepala Keluarga sudah terbantu modal, berarti dalam satu tahun mencapai 72 KK, makanya saya beri nama Bumdes Kultur Jaringan agar menjaring semua masyarakat bisa menikmati hal yang baik ini.

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan tapi nilai yang terjaga dengan baik dan sistim sosial yang mencerminkan nilai mulia yang akan kita warisi turun temurun, desa kita akan identik perekonomian semakin membaik dimana warga akan berkonstribusi menyelesaikan masalah mereka sendiri,” tegas Kades.

Dinal Abri selama ini memang dikenal kades muda yang punya wawasan tinggi, selain menjabat Kades dan juga ketua Forum Kades Kec. Kayu aro dia juga seorang Wakil Kepala Sekolah disalah satu sekolah swasta di Kec. Kayu Aro.

Reporter : Alpia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *